ketika nyawa begitu murahnya di negeri ini..

Kadang ingin sekali menutup mata, untuk ngga buka berita tentang indonesia, rasanya lemes mendengar segala yang terjadi di tanah air yang tidak pernah kulupakan itu #katalagu.

Begitu murahnya harga nyawa di negeri ini, betapa murahnya harga kemarahan di negeri ini, atau saya yang salah berpikir...jangan2 itu semua bukan murah lagi..tapi malah tak berharga..

Saya selalu bilang setiap organisasi pasti ada oknum sebersih apapun organisasinya dan itu manusiawi. Saya bilang manusiawi berarti pemakluman terhadap perilaku manusia. Tapi apa yang kalian lakukan "oknum jack mania" apa masih bisa kalian disebut manusia??dan apa masih layak kalian untuk dimaklumkan??

Kalian tidak mabuk, kalian tidak di bawah pengaruh narkoba,kalian juga tidak gila. Lantas apa yang harus dimaklumi atas tindakan kalian, masih merasa sebagai manusia kah kalian??

Kalau kalian berpikir dalam sebuah pertandingan harus selalu menang, itu sama saja mengaggap pahlawan2 kalian yang sedang bertanding bukan manusia. Tidak ada yang mau kalah dalam bertanding itu manusiawi, tapi tidak menerima kekalahan dalam bertanding itu yang patut dipertanyakan kemana rasa kalian sebagai manusia.

Jika bukan itu alasan kalian wahai "oknum jackmania" lalu apa??Balas dendam atas kematian sahabat kalian??siapa yang lebih pantas balas dendam??kalian atau Ayah dan ibunya yang melahirkan dan memebesarkan??Kalian tinggal dihutan pun ada hukumnya...kalian jadi binatang pun ada hukum dihabitatnya...C mon guys...kalian masih muda..masih banyak yang bisa kalian lakukan dan yang harus kalian lakukan untuk membuat diri kalian lebih baik bukan untuk orang lain tapi untuk diri kalian...camkan kalo kalian manusia...dan manusia akan berperilaku seperti manusia..

Di tegur sedikit marah, diliatin sedikit tersinggung, dinasihati langsung merasa amat terhina...hidup ini terlalu indah buat diisi dengan kemarahan.

Satu hal yang kalian harus ingat supporter olahraga apapun...kalau tim kalian kalah, yang menanggung kekecewan paling besar adalah atlet itu sendiri, Latihan tiap hari, berjuang mati-matian tapi masih belum menang. Mereka bukan cuma kecewa terhadap diri mereka sendiri tapi juga merasa bersalah karna mengecewakan pendukungnya. Jadi kalian jangan berlebihan mengungkapkan kekecewaan sampai harus anarkis.

Sesekali cobalah kalian lihat perjuangan mereka diluar lapangan, biar kalian tau apa arti berjuang sebenarnya.

Selamat Pagi Indonesia..
Semoga mendung mu tak mengurangi rasa rinduku...




Comments

Popular posts from this blog

Kehilangan

Sosis

Yang katanya "Mahasiswa"